Aksi itu akan dilaksanakan tiap minggu hingga Presiden SBY memberikan perhatian. Menurut Pendeta Erwin Marbun, Koordinator Forum Solidaritas Kebebasan Beragama “Yang ikut pada komunitas gereja se-Bekasi dan Bogor, ini yang mengikuti lintas agama, PB Ansor, Pemuda Katolik, Hindu, Budha dan tokoh Lintas agama”
Demo ini mendapat dukungan penuh dari Bonar Tigor Naipospos Wakil Ketua SETARA Institute menyatakan, pihaknya akan mendukung terus aksi mingguan ini hingga bukan cuma perhatian SBY dalam bentuk pernyataan, tapi memberikan jaminan menyeluruh bagi setiap warga negara untuk bebas beragama berkeyakinan.
demo untuk menuntut pemerintah agar dibuatnya undang-undang kebebasan dalam agama ini jika dibuat apakah dapat menyelesaikan masalah dalam beragama?
yang saya kuatirkan undang-undang tersebut dapat menimbulkan masalah baru dalam beragama,di takutkan undang-undang tersebut di salah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,seperti penistaan agama dan aliran-aliran sesat,
akan lebih banyak kasus tentang penistaan agama jikalau undang-undang tersebut di realisasikan oleh pemerintah.
dan tujuan demo tersebut sangatlah jelas : diatas bahwa,"bagi setiap warga negara untuk bebas beragama berkeyakinan"
hal tersebut mendesak pemerintah supaya memiliki paham liberalisme
apa jadinya jika semua orang meyakini kepercayaan sendiri yang radikal
semua itu dapat merusak akidah-akidah yang sudah di tetapkan oleh setiap agama yang ada,
seandainya di indonesia tumbuh dan berkembang suatu agama baru yang memiliki paham-paham yang radikal berdasarkan pemikiran manusia apa jadinya jika ini terjadi?
bakalan banyak orang yang mengaku nabi atau sebagainya,nauzubilah!!!!!!!
kalo menurut saya jika ia akan membuat suatu undang-undang tentang umat beragama hendaklah berfikir kembali karena undang-undang tersebut sangatlah kompleks,pemerintah haruslebih bijak lagi menangapi undang-undang tersebut karena salah-salah undang-undang tersebut membuat salah kaprah,dan di manfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
di lihat dari konflik-konflik di indonesia yang sangat tersirat di pikiran kita adalah konflik di Sambas (Kalimantan Barat),Sampit (Kalimantan Tengah), Poso (Sulawesi Tengah), Ambon (Maluku Selatan ),
dan Ternate (Maluku Utara).
jangan sampai konflik tersebut terulang,dan yang saya kuatirkan jika ada undang-undang kebebasan beragama digunakan sebagai alat para profokator memecah belah umat beragama di indonesia.
mudah-mudahan pemerintah dengan desakan tersebut tidak tergesa-gesa mengambil keputusan dalam membuat UUD tersebut.
setuju....ntar kaya di amerika, banyak sekte yang menyimpang dari kristen. seperti gereja setan , gereja fasis (mirip si terry jones) ama sekte lainnya..sekarang juga di indonesia udah ada yang kaya begitu.kaya ahmadiyah , kerajaan eden yang edan dan lain lain.Efek lainnya adalah membuat citra islam makin buruk, terutama akibat dari blow up media massa di indonesia yang berat sebelah..terutama media massa nya si surya paloh..maklum jargonnya juga "know-it-all to provocates" . .pasti apal channel tv yang mana itu...
BalasHapus