Senin, 04 Oktober 2010

Warga Israel Tuntut Pembongkaran Masjid

01/10/2010 02:17
Liputan6.com, Ramallah: Sejumlah warga Israel berdemonstrasi guna menyerukan penghancuran sebuah masjid di selatan Kota Nablus, Tepi Barat. Seperti dilansir Wafa, kantor berita resmi Palestina, Kamis (30/9), warga Israel menggantung poster bernada hasutan di berbagai wilayah di Kota Nablus. Terutama di lokasi masjid tersebut, yakni Desa Persia Salman Burin.

Di desa tersebut, hampir setiap hari terjadi konflik antara warga Palestina dan orang Yahudi yang tinggal di permukiman terdekat. Dighlis Ghassan, seorang aktivis anti-Palestina di Tepi Barat bagian utara, mengakui sejumlah warga Israel memang berdemo. Mereka menggantung poster dan slogan yang dicat berisi pesan rasis Yahudi.

Pengadilan Israel telah memerintahkan pembongkaran masjid. Pasalnya, pembangunan masjid itu dilakukan secara ilegal. Namun, Palestina mengajukan banding atas keputusan itu, meskipun sampai saat ini kasus tersebut masih tertunda.

Sebelumnya, pada Mei silam, pemukim Israel membakar dua masjid di Yasuf dan Desa Al-Laban, juga di Nablus. Warga Israel juga menuliskan slogan-slogan anti-Palestina di dinding sebuah masjid ketiga di Howara.(ANS/Xinhua)
ealth

img
(Foto: thinkstock)
Colorado, Kanker payudara tidak hanya dialami wanita, pria juga memiliki jaringan payudara yang dapat mengalami kanker. Tapi hampir 80 persen pria tidak menyadari bahwa kaum adam pun punya risiko menderita kanker payudara.

Dalam studi yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Nursing, peneliti menyurvei 28 pria yang berisiko tinggi kena kanker payudara karena memiliki riwayat kanker dari ibunya.

Dari hasil studi tersebut ditemukan bahwa 79 persen partisipan tidak tahu bahwa pria juga bisa mengembangkan kanker payudara dan 43 persen menganggap bahwa pria yang menderita kanker payudara harus dipertanyakan kemaskulinannya.

"Studi ini memberikan langkah pertama menuju pemahaman yang lebih baik tentang persepsi pria dan pengetahuan tentang kanker payudara pada pria," jelas Eileen Thomas, penulis studi dan asisten profesor di College of Nursing, University of Colorado Denver, seperti dilansir dari Health24, Senin (4/10/2010).

Meski jarang terjadi, kanker payudara juga bisa menyerang pria. Tapi menurut Eileen, hal ini sebagian besar telah diabaikan oleh media, masyarakat umum dan komunitas kesehatan.

"Perlu adanya usaha peningkatan kesadaran tentang kanker payudara pada pria maupun wanita, terutama pada orang-orang yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini," ungkap Eileen lebih lanjut.

Menurut US National Cancer Institute, sekitar 1 persen pria mengalami kanker payudara dari keseluruhan kasus kanker payudara. Kanker ini cenderung menyerang pria berusia 60 sampai 70 tahun.

Tanda yang paling umum untuk kanker payudara pria dan wanita adalah suatu benjolan atau penebalan pada payudara. Seringkali benjolan tidak menimbulkan rasa sakit.

Dilansir dari Mayoclinic, gejala kanker payudara pria antara lain:

  1. Kulit dimpling atau mengalami kerutan
  2. Pengembangan lekukan dari puting
  3. Perubahan pada kulit puting susu atau payudara seperti kemerahan

Mengetahui tanda-tanda dan gejala kanker payudara dapat membantu menyelamatkan hidup. Semakin awal penyakit ini ditemukan, semakin banyak pilihan pengobatan dan kesempatan yang lebih baik.
img
Foto: Thinkstock
Nottingham, Hanya karena hidup di tempat kotor, kecoa sering dianggap sebagai biangnya kuman penyakit. Padahal serangga yang sebetulnya justru sangat higienis ini ternyata mengandung senyawa kimia yang ampuh membasmi kuman-kuman super (superbugs).

Dikutip dari Telegraph, Minggu (5/9/2010), para ahli dari Nottingham University mengungkap bahwa kecoa mempunyai lebih banyak manfaat dibanding risiko kesehatan. Penelitian terbaru di kampus tersebut membuktikan bahwa serangga ini mengandung senyawa mematikan untuk membunuh bakteri.

Sampel jaringan yang diambil dari otak dan sistem syaraf kecoa menunjukkan sedikitnya ada 9 kandungan senyawa yang bersifat toksik atau beracun bagi bakteri. Senyawa itu bahkan diklaim mampu membunuh hingga 90 persen bakteri super termasuk Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan Escherichia coli.

Bakter-bakteri super itu tengah menjadi ancaman serius bagi dunia kesehatan pada umumnya, sebab kemampuan bermutasi membuatnya makin kebal terhadap antibiotik yang ada saat itu. Padahal pengembangan antibiotik baru tidak selalu mudah, sebab kadang-kadang efek sampingnya justru membahayakan pasien.

Namun dari 9 senyawa yang ditemukan pada kecoa dan beberapa spesies serangga lain termasuk belalang, para peneliti tidak menemukan efek samping yang serius bagi manusia. Oleh karena itu temuan ini dinilai telah memberikan harapan baru dalam upaya mengendalikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri super.

Temuan ini juga sekaligus memperbaiki citra kecoa sebagai serangga yang selalu diidentikkan dengan lingkungan kotor. Padahal meski hidup di tempat sampah dan saluran pembuangan limbah, kecoa termasuk binatang paling higienis karena rajin membersihkan diri seperti halnya kucing.

Beberapa penelitian menunjukkan, bakteri jauh lebih suka hidup di kulit manusia dibandingkan di permukaan tubuh kecoa. Karena itu, mengambil makanan tanpa cuci tangan sebenarnya sama joroknya dengan menyantap makanan yang baru saja dilewati kecoa.

Kalaupun ada gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kecoa, maka yang paling bertanggung jawab adalah kotorannya. Beberapa senyawa dalam feses dan urin kecoa mengandung senyawa yang dapat memicu reaksi alergi bagi sebagian orang, berupa ruam di kulit dan reaksi lain termasuk serangan asma